Cara Mengatur Keuangan Anak Kos

Yang-Sering-Terjadi-di-Akhir-Bulan1

Anak kost harus pandai pandai mengatur keuangan, kalau tidak bisa mengaturnya akhir bulan bisa kekurangan uang. Tentunya, pinjam sana sini atau paling parah makan yang dikurangi. Anak kost memang selalu punya cerita di dalamnya, terutama masalah keuangan.

Awal bulan memang saat-saat menyenangkan bagi anak kost, karena kiriman datang sehingga makan pun bisa apa aja dan kadang masih sempat main, nonton atau shopping. Pokoknya, hari-hari terasa indah. Namun, akhir bulan kalau pola hidupnya masih tetap sama, sudah bisa dipastikan dia akan sengsara karena tidak bisa mengatur keuangan.

 

5 tips mengelola keuangan untuk anak kost.

  1. Rencanakan dengan matang pengeluaran kamu sebulan ke depan.

Kita ambil kecenderungan rata-rata anak kost, yaitu dikasih uang saku untuk sebulan / bulanan. Tentu harus diperhitungkan dengan matang pengeluaran yang ada. Biasanya anak kost sembarangan dalam mengeluarkan uang di awal bulan -saat kamu merasa sangat kaya- lalu harus terlilit utang di akhir bulan. Atau minimal, makan ayam di awal bulan lalu makan nasi kerupuk di akhir bulan. Seharusnya hal seperti itu tidak boleh terjadi. Karena itulah, sangat disarankan untuk selalu menyusun rencana pengeluaran dan prioritas yang diambil.

Misalnya, prioritas utama kita adalah makan sehari-hari (bukan makan sambil nongkrong di tempat mahal), maka buatlah anggaran seharinya habis berapa. Sesuaikan anggaran sehari itu dengan uang saku yang kamu miliki. Biar tidak berat pasang daripada tiang. Setelah rencana kebutuhan makan teprenuhi, baru pikirkan prioritas lainnya, seperti bensin, alat mandi, dll. Setelah semua kebutuhan hidupmu terpenuhi, barulah memikirkan anggaran untuk bersenang-senang. Tidak masalah kalau mau nongkrong, asalkan sudah kamu hitung bahwa uang yang dihabiskan untuk main-main ini tidak akan menggerogoti anggaran pokokmu. Jangan lupa juga untuk selalu menabung untuk bersiap-siap jika ada hal yang terjadi mendadak.

  1. Kenali Daerahmu

Mulai sekarang kamu sudah jadi anak kost. Artinya, daerah kost juga sudah menjadi daerahmu. Kamu harus mengenali dengan baik daerahmu itu. Jadikanlah daerah kost sebagai daerah kekuasaanmu.

Dengan mengenali daerah kostmu, artinya pengeluaranmu akan lebih stabil. Kamu harus tahu mana tempat makan yang paling murah dan enak di sekitar kostmu. Begitu juga dengan usaha jasa lain yang ditawarkan. Misalnya tempat nge-print bagi kamu yang tidak punya printer. Bagi kamu yang punya printer pun, kamu harus tahu tempat isi ulang tinta yang murah dan berkualitas di mana. Dapatkan info-info dari teman kostmu, seniormu, atau bapak/ibu kost yang sudah lama berada di tempatmu sekarang.

Jangan sampai kamu yang sudah jadi anak kost, malah belanja di tempat dengan ‘harga turis’ yang pasti harganya selangit. Misal, anak jogja kok beli pecel di Malioboro atau beli bakpia di dekat bandara, ya pasti dapat harga mahal. Anak kost harus berani ‘blusukan’. Sekali lagi, kuasai daerah sekitar kost mu! Mulai sekarang itu adalah daerah kekuasaanmu.

  1. Mandiri

Sebenarnya ini adalah syarat mutlak jika ingin dapat mengelola keuangan untuk anak kost. Tanpa kemandirian, sudah pasti anggaran kehidupanmu di kost akan membengkak. Pakaian kotor di laundry, sepuluhribu harusnya bisa buat 20 kali cuci, jadi cuma buat dua kali cuci. Apa dikit pilih bayar orang, jalan dikit ke kampus gag mau, mending nelpon taxi, ya udah mau gimana lagi? Pasti uang habis hanya untuk gaya hidup yang seharusnya tidak dipraktekkan oleh anak kost.

Hayo ngaku, siapa yang suka bayar temannya buat sekedar bersihin kamar kostnya?

  1. Bekerja-samalah dengan tetangga kostmu

Tetangga kost di sini bukan orang yang ngekost di sebelah rumah kost-an bapak kost mu loh. Tapi teman-teman satu kost-an mu. Bekerja sama dengan mereka itu penting, sebab itu bisa menghemat banyak budgetmu.

Anak kost itu perputaran uangnya jauh lebih besar dan sering dianggap konsumtif karena dia membeli apa-apa yang dipakai untuk satu orang. Bandingkan dengan gaya hidup di rumah, membeli apa-apa yang bisa dipakai sekeluarga, hasilnya jadi lebih murah deh. Karena itu, jika anak kost bisa mengakali untuk membeli kebutuhan bersama, pasti lebih hemat deh.

Contoh : untuk kebutuhan air, beli aja dalam satuan galon. Jangan beli yang botolan, memang diawal terasa murah, tapi lama kelamaan bakalan ketahuan kalau itu boros. Nah, supaya enteng beli galonnya, ajaklah teman kostmu untuk patungan beli galon. Begitu juga dengan alat-alat yang bisa dipakai bersama seperti pasta gigi (bukan sikat gigi loh!), sabun cuci, pembersih lantai, dan lain-lain. Beli semuanya dalam kapasitas yang besar, pasti jatuhnya akan lebih murah.

Permasalahan yang sering terjadi dengan pembelian volume besar adalah nanti jadi boros. Untuk mengakalinya, kembali pada tips nomer satu tadi, yaitu direncanakan dengan matang. Apa-apa itu kalau direncanakan dengan benar pasti bakalan bener kok hasilnya

SUMBER :

http://log.viva.co.id/news/read/370423-cara-mengatur-keuangan-anak-kost

http://finanacialmanagementanakkost.blogspot.com/

https://agfian.wordpress.com/2012/09/16/5-tips-mengelola-keuangan-untuk-anak-kost/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s