MENGANALISA KALIMAT TIDAK EFEKTIF PADA ARTIKEL BERITA

asddddd

Setelah saya membaca artikel tersebut saya akan mengubah beberapa kalimat tidak efektif menjadi kalimat efektif :

Kalimat Tidak Efektif :

Namun PPP tak mengamini pernyataan Pramono, dan meminta deal politik dengan KMP dibicarakan lebih lanjut di internal koalisi.

Kalimat Efektif:

Pernyataan PPP tidak dikabulkan oleh Pramono, dan permintaan setuju politik dengan KMP akan dibicaran lebih lanjut di internal koalisi.

Kalimat Tidak Efektif :

“Itu kan yang ketemu baru LO-nya PDIP dan KMP. Tentunya dia (Pramono -red) tidak bisa memutuskan sendiri.

Kalimat Efektif:

Yang baru saja di ketemukan itu baru LO dari PDIP dan KMP. Tentu saja dia (Pramono-red) yidak bisa memutuskan sediri.

Kalimat Tidak Efektif :

“Dia mesti melaporkan dulu ke Ketum PDIP Ibu Mega. Lalu Ibu Mega bertemu dulu dengan ketum-ketum. Tapi, sebelum matang dibawa ke ketum-ketum, dibicarakan dulu di tingkat fraksi,” ujarnya.

Kalimat Efektif:

“Seharusnya mereka meloparkan dahulu ke Ketum PDIP Ibu Mega. Selanjutnya Ibu Mega bertemu dengan ketum-ketum. Tetapi sebelum kasusnya belum diketahui dengan jelas hendaknya di bawa ke ketum-ketum, dan dibicarakan dahulu di tingakat fraksi,”ujarnya.

*Kalimat ini belum tentu benar karena saya masih dalam tahap belajar. Mohon maaf apabila terjadi kesalahan.

SUMBER :

http://news.detik.com/read/2014/11/09/104309/2743009/10/deal-kih-kmp-ppp-pramono-anung-jangan-offside?n991104466

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s